Search Results For "Puisi Kegelisahan"

Tafakur

Tafakur

Ditulis oleh Badru Tamam Mifka di/pada 22 Maret 2010

Di tanah yang akan punah ini usia kita tumbuh dan rubuh
Ia seperti daun-daun hari yang memutih disembelih matahari
Rumah bagi riwayat kita bangun di atas sepetak keluh kesah
Menabung mimpi yang sepi di tahun-tahun yang tenggelam
Membenahi rencana di lembaran-lembaran musim yang fana

Di sinilah di taman purba dunia dahaga iman mengendapkan jelaga
Tafakur kita tersungkur dalam legam sunyi dan misteri
Merangkak di setapak puisi memunguti remah-remah cahaya
Hayatilah nyala kegelisahan yang tak pernah selesai ini
Dengan cinta kita pertautkan temali mimpi pada tiang-tiang zaman

Di sinilah di kebun kepedihan kita tanam benih-benih permenungan
Dan kita pergilirkan silsilah rindu yang tak pernah menyerah
Doa-doa kita dilipat seperti surat yang terkirim tanpa alamat
Ia seperti pohon yang menjulurkan lidahnya pada warna langit
Dengan akar ketabahannya kita lebur dalam sujud yang teduh

Di tanah yang akan punah ini usia kita tergusur dan terbujur
Waktu perlahan akan meredup menutup pintu-pintu masa lalu
Jiwa yang berabad kita dzikirkan akan hilang dan berakhir
Hayatilah nyala kegelisahan yang tak pernah selesai ini
Sebelum kita runtuh dan terbunuh tanpa menyisakan makna

Bandung, Februari 2010

Anda bisa tinggalkan tanggapan, atau lacak tautan dari situsmu sendiri.

mifka weblog

Download MP3: Musikalisasi Puisi Grup Musik Valet

Download MP3: Musikalisasi Puisi Grup Musik Valet

Ditulis oleh Badru Tamam Mifka di/pada 25 Februari 2010

Valet adalah grup musik musikalisasi puisi yang di “komandani” Rieke “Oneng” Diah Pitaloka. Dalam album pertamanya di tahun 2006-an, Rieke dibantu oleh musisi Erwin Norom dalam aransemen musiknya. Tak heran, jika ide bagus Rieke dengan aransemen yang cukup apik dan unik membuat album yang bernuansa puitis ini sangat indah dan enak di dengar.  Gabungan instrumen, lirik dan suara vokalnya melahirkan kolaborasi musik yang segar, romantis, cantik dan memesona. Tentu saja, koleksi lagu  ini juga sarat dengan pesan yang baik. Materi lagu-lagu di album Valet tak jauh mengangkat realitas kehidupan masyarakat dan permenungan hidup, kegelisahan,  juga kritik sosial dan kuasa. Nah, bagi yang suka koleksi ini, saya punya beberapa lagunya, silakan download.

Album Musikalisasi Puisi Valet:

Valet – Hujan
Valet – Penjaga Tiang Gantungan
Valet – Ibu
Valet – Situs
Valet – Selamat Pagi, Tuhan
Valet – Setan
Valet – It’s Time

Kembali ke halaman “Musikalisasi Puisi” >

Anda bisa tinggalkan tanggapan, atau lacak tautan dari situsmu sendiri.

mifka weblog

Puisi Ketika Hujan, Tentang Kegelisahan

Hari ini, aku menemukan wajahmu diantara ribuan garis hujan.
Suara gerimis terdengar miris menabuh bumi yang makin memburuk ini.
Ah, cinta kita, kelak akan makin sempit menikmati wajah dunia,
jarak kita akan semakin dingin dan menganga dalam kata-kata…

Dengarlah,  lihatlah, usia alam telah memendam dendam pada manusia
Air sungai yang kotor meluap ke rumah-rumah, mengendap dalam tidur kita,
dan pohon-pohon tumbang menghadang jalan, ribuan tumbuhan rusak
Sampah-sampah pamplet iklan dan politik menutupi lubang-lubang selokan dan pikiran kita
Pabrik tak henti mengalirkan gelombang limbah pada hati kita
Bumi sudah sakit, langit sudah terasa pahit di lidah harapan kita

Kita begitu resah dalam putaran zaman
Cinta kita terhimpit, waktu telah merampok usianya yang panjang

Aku masih saja merindukanmu, di sini, diantara putaran malam dan siang yang terasa singkat
Mimpiku dicekik detik-detik, dicambuki hari-hari, doaku memekik di bawah terik matahari.
Aku gemetar menyulam cinta dalam gemuruh roda raksasa ekonomi yang keras menggilas nasib
Berjalan ringkih dalam nyanyian sedih kaum penganggur yang membeli harapan dengan
setumpuk amarah dan keputusasaan, terasing dalam jiwanya sendiri.

Jiwaku dijajah berjuta wajah dalam koran-koran dan majalah
Aku murung dalam sihir sinetron dan film-film
Masa depan yang rumit dan mahal, Sayangku, betapa
cinta kita dibuatnya resah dan mengalah.

Hujan masih saja turun deras dalam pikiranku.
Air sungai yang kotor meluap dalam puisiku.
Aku berselisih dengan kemungkinan dan misteri.
Tak henti melempar dadu di atas lingkar rindu yang terbakar.
Betapa kita hidup di dunia yang mendidik cinta terbiasa patuh pada sengketa dan harta.

Di sini, hujan masih saja turun deras, Sayang
Air sungai berlumpur masih meluap dalam puisiku.
Angin memangkas dedaun dan kata-kata.
Cinta kita tak henti menggigil dalam dingin usia…

EFM/ Cimahi, Februari 2010

mifka weblog

Blog Puisi

from Blog Puisi

Puisi Cinta Puisi

Puisi Cinta serta kumpulan puisi cinta yang romantis untuk sang pacar atau kekasih saat harapan itu kembali… namun… detikpun bercerita ,,,,tentang sebuah kegelisahan from Puisi Cinta Puisi

Puisi Kejujuran Puisi Asia

K eraguan.. kegelisahan.. kini datang mengetuk pintu hati, E ntah apa yang kurasa.. hanya on Wednesday, July 13th, 2011 at 8:17 am and is filed under Puisi CInta, from Puisi Kejujuran Puisi Asia
  • Recent Search

  • Recent Posts

  • Categories

  • Partners

      You have searched the Download MP3 Gratis weblog archives for 'puisi+kegelisahan'. If you are unable to find anything in these search results, you can try one of these links.

      Web Stats



    • Theme by OnlyBlogThemes. Sponsored by Tenerife Blog.