Matta – Album Kalimat Sakti

Posted in MP3 Indo with a total of No comments

Posted by MP3 Gratis on September 2nd, 2011 - Permalink to this entry

Matta – Album Kalimat Sakti http://untuk-telinga.blogspot.com/2011/09/matta-album-kalimat-sakti.html

Matta – Album Kalimat Sakti

Matta – Album Jambu

Posted in MP3 Indo with a total of No comments

Posted by MP3 Gratis on July 2nd, 2011 - Permalink to this entry

Matta – Album Jambu http://untuk-telinga.blogspot.com/2011/07/matta-album-jambu.html

Matta – Album Jambu

Diskusi Bahasa: Tanda Baca Titik Koma (;)

Posted in Uncategorized with a total of No comments

Posted by MP3 Gratis on March 9th, 2010 - Permalink to this entry

Diskusi Bahasa: Tanda Baca Titik Koma (;)

Ditulis oleh Badru Tamam Mifka di/pada 9 Maret 2010

Tanda baca titik koma (;)  tak lebih populer dari titik (.) dan koma (,). Orang jarang memakainya. Padahal ia sama pentingnya dengan tanda baca yang lainnya. Tak bisa disepelekan. Tanda titik koma (dalam istilah bahasa Inggris:  semicolon, secara umum dipakai mulai tahun 1591) adalah tanda baca dengan beberapa penggunaan, terutama untuk jeda pada kalimat dan pemotongan pada suatu daftar. Bila ditempatkan secara tepat, tanda baca titik koma bisa memberi kesan lebih kuat pada kalimat. Jujur saja, saya belum paham dengan pemakaian tanda baca titik koma, dan bingung dalam rangkaian kalimat seperti apa tanda baca itu harus ditempatkan. Saking bingungnya, saya seringkali menyalahgunakan pemakaiannya.

Anda barangkali kenal Ben Jonson. Konon, ia adalah penulis berbahasa Inggris terkemuka pertama yang menggunakan tanda titik koma (semicolon) dengan sistematis. Tak sempat saya mencari lebih banyak referensi untuk tanda baca ini.  Saya sangat butuh banyak untuk penjelasannya. Tapi untuk contoh dalam kalimat saya sering menemukannya di buku-buku yang saya baca. Hm, saya memang menemukan beberapa sumber di internet yang membahas tanda baca titik koma, tapi hanya sedikit contoh kalimat dan penjelasannya. Kebanyakan melampirkan pengertian dan contoh yang sama seperti di bawah ini:

1. Tanda titik koma dapat dipakai untuk memisahkan bagian-bagian kalimat yang sejenis dan setara.
Misalnya:
Malam makin larut; pekerjaan belum selesai juga.

2. Tanda titik koma dapat dipakai sebagai pengganti kata penghubung untuk memisahkan kalimat yang setara di dalam kalimat majemuk.
Misalnya:
Ayah mengurus tanamannya di kebun itu; ibu sibuk bekerja di dapur; adik menghapal nama-nama pahlawan nasional; saya sendiri asyik mendengarkan siaran “Pilihan Pendengar”.

Sumber lain:

Penjelasan:

Titik Koma (;), digunakan untuk memisahkan unsur-unsur sintaksis yang setara, atau dalam deret yang sudah mengandung tanda baca lain.

Contoh lainnya:

masih kosong

Jadi, sepenting apakah “Titik Koma”? Adakah yang mau memberi contoh lain? Adakah yang mau memberi penjelasan lain?

Anda bisa tinggalkan tanggapan, atau lacak tautan dari situsmu sendiri.

mifka weblog

  • Recent Search

  • Recent Posts

  • Categories

    Web Stats



  • Theme by OnlyBlogThemes. Sponsored by Tenerife Blog.